Mempertahankan integritas struktural di bawah permukaan air adalah salah satu disiplin rekayasa maritim yang paling krusial. Membuktikan kapabilitasnya, PT Yasa Persada Engineering (YASA) sukses merampungkan pekerjaan rekayasa infrastruktur bawah air yang berisiko tinggi (high-risk) pada proyek pengembangan fasilitas pelabuhan logistik di Kelanis, Kalimantan Tengah, pada 2025. Proyek ini memadukan survei ketat dan pengelasan bawah air (underwater welding) untuk menjamin daya tahan struktur sandar fasilitas transfer energi.
Sebelum eksekusi penyambungan struktur dimulai, tim YASA melakukan survei dan pengukuran presisi terhadap bracing (struktur penguat silang) bawah air. Mengingat visibilitas yang terbatas di perairan sungai yang dinamis, pemetaan geometri dan daya dukung tiang pancang baja menuntut akurasi matematis absolut. Survei ini bertindak sebagai fondasi data krusial untuk menentukan spesifikasi metode penanganan yang aman dan presisi pada tahap selanjutnya.
Berbekal data survei presisi, tim penyelam komersial bersertifikat khusus (certified diver-welders) YASA mengeksekusi proses pengelasan basah (wet welding). Menggunakan elektroda premium tahan air berspesifikasi khusus, tim kami berhasil menyambung dan memodifikasi komponen baja secara langsung di bawah garis air. Pekerjaan mekanikal maritim yang menuntut keahlian teknis tingkat tinggi dan kepatuhan mutlak terhadap standar keselamatan maritim (HSE) ini sangat esensial untuk mendistribusikan beban operasional armada tongkang secara merata.
Rampungnya eksekusi survei presisi dan pengelasan bawah air ini merupakan bukti nyata dari Operational Excellence yang ditawarkan YASA. Dengan mengombinasikan keahlian personel bersertifikasi tinggi dan metodologi rekayasa maritim yang andal, YASA menjamin integritas, daya dukung, serta perluasan usia pakai struktur infrastruktur logistik strategis yang beroperasi di medan paling menantang.
